Cadangan listrik PLN merupakan hal krusial, karena berfungsi sebagai pengganti energi listrik jika ada gangguan dalam sistem kelistrikan di Indonesia. Namun, hal ini menjadi dilema tersendiri karena reserve margin ini membutuhkan biaya perawatan yang cukup tinggi. Inilah tantangan bagi PLN. Berapa reserve margin yang baik dan juga ongkos yang dikeluarkan untuk daya yang idle untuk cadangan harus diperhitungkan.
Reserve margin yang ideal adalah di atas 30%. Dengan angka tersebut, pasokan listrik dapat dikatakan aman. Beberapa negara bahkan memiliki cadangan listrik lebih dari 30%. Malaysia, misalnya, di atas 40%. Singapura bahkan 90%. Saat ini reserve margin PLN hanya 20%. Ini sangat kritis apalagi melihat kenyataan bahwa permintaan listrik terus meningkat, lebih cepat dari pasokan.
Pertumbuhan listrik 10 tahun ke depan mencapai 40.000 MW di sistem Jawa Bali. Rata-rata pertumbuhan ini sebesar 3000-4000 MW per tahun. Oleh karena itu target 10.000 MW masih belum mencukupi.
>> Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar, 2009